Kesalahan Grammar Bahasa Inggris Khas Orang Indonesia
Mubarok dan Budiono memeriksa enam skripsi mahasiswa jurusan Sastra Inggris dan menemukan 125 kesalahan tata bahasa. Yang paling banyak bukan tenses, bukan pula kata kerja tak beraturan. Tiga terbesarnya adalah kata yang tidak perlu (21 persen), artikel (20 persen), dan tanda baca (19 persen), sementara preposisi menyusul di 13 persen. Kesesuaian subjek dengan kata kerja, yang biasanya paling banyak diajarkan, hanya 5 persen. Studi itu terbit di jurnal Englisia UIN Ar-Raniry pada 2022 dan sampelnya kecil, jadi angkanya tidak bisa digeneralisasi ke seluruh Indonesia. Tetapi urutannya cocok dengan yang saya lihat di lembar tugas murid selama bertahun-tahun.
Yang menonjol dari urutan itu: kesalahan terbesar terjadi persis pada hal-hal yang bahasa Indonesia tidak punya. Kita tidak punya artikel. Kita tidak mengubah bentuk kata kerja mengikuti subjek. Kita tidak mewajibkan penanda jamak. Kata ganti orang ketiga kita tidak bergender. Dan satu kata depan kita menutupi tiga kata depan Inggris. Lima lubang inilah yang berulang.
Lubang pertama: bahasa Indonesia tidak punya artikel
Kalimat “Saya beli buku di toko” sempurna tanpa penanda apa pun di depan “buku”. Bahasa Inggris menuntut keputusan: a book, the book, atau books. Menurut British Council, nomina tunggal yang bisa dihitung selalu butuh artikel atau penentu lain seperti my, this, atau that. Tidak ada pilihan untuk mengosongkannya.
Aturannya bisa disempitkan jadi tiga pertanyaan berurutan:
| Pertanyaan | Jawaban | Yang dipakai |
|---|---|---|
| Lawan bicara sudah tahu benda yang mana? | ya | the |
| Bendanya tunggal, bisa dihitung, dan baru pertama disebut? | ya | a / an |
| Bendanya jamak atau tak terhitung, dan dibicarakan secara umum? | ya | tanpa artikel |
Lima kalimat untuk merasakan bedanya:
- I bought a book yesterday.Saya membeli sebuah buku kemarin. (baru disebut)
- The book was more expensive than I expected.Buku itu lebih mahal dari perkiraan saya. (buku yang tadi)
- Books are expensive in this city.Buku mahal di kota ini. (umum, jamak, tanpa artikel)
- He’s an architect.Dia seorang arsitek. (pekerjaan selalu pakai a atau an)
- Water freezes at zero degrees Celsius.Air membeku pada nol derajat Celsius. (tak terhitung, umum)
Pilihan antara a dan an ditentukan bunyi, bukan huruf. An hour memakai an karena huruf h-nya tidak dibunyikan, sedangkan a university memakai a karena bunyi awalnya seperti “yu”. Kasus yang lebih rumit justru muncul ketika artikelnya harus dihilangkan sama sekali, seperti pada nomina jamak yang bermakna umum: Cats are independent, bukan The cats are independent.
Satu cabang dari lubang ini pantas disebut tersendiri: nomina tak terhitung. British Council mendaftar antara lain advice, accommodation, baggage, equipment, furniture, homework, knowledge, luggage, money, news, dan traffic. Semuanya tidak boleh dijamakkan dan tidak boleh didahului a atau an.
| Salah | Benar |
|---|---|
| He gave me an advice. | He gave me some advice. |
| We bought new furnitures. | We bought some new furniture. |
| I have many homeworks. | I have a lot of homework. |
| That’s a useful information. | That’s a useful piece of information. |
| The traffics were terrible. | The traffic was terrible. |
Cara menghitungnya adalah lewat pengukur: a piece of advice, a bit of information, an item of equipment. Beberapa kata punya jalan sendiri; untuk tempat tinggal, orang Inggris tidak berkata pieces of accommodation melainkan menyebut jumlah unitnya, seperti I’ve lived in three flats.
Lubang kedua: kata kerja Indonesia tidak berubah mengikuti subjek
Saya makan, dia makan, mereka makan. Bentuknya satu. Dalam bahasa Inggris, orang ketiga tunggal menuntut tambahan -s pada present simple: she works in London melawan I work in London.
Karena bahasa ibu kita tidak pernah menuntut ini, -s adalah hal pertama yang hilang saat kita berbicara cepat. Berikut aturan ejaannya, yang jarang dituliskan lengkap:
| Akhiran kata kerja | Tambahan | Contoh |
|---|---|---|
| -s, -sh, -ch, -x, -z, -o | -es | watches, goes, fixes |
| konsonan + y | y jadi i, lalu -es | study jadi studies |
| vokal + y | -s saja | play jadi plays |
| lainnya | -s | works, reads, sends |
Lima kalimat latihan telinga:
- She sends the report every Monday.Dia mengirim laporan itu setiap Senin.
- My brother studies in Bandung.Adik saya kuliah di Bandung.
- The machine goes off at six.Mesin itu mati pukul enam.
- He watches the news before work.Dia menonton berita sebelum bekerja.
- They send the report every Monday.Mereka mengirim laporan itu setiap Senin. (jamak, tanpa -s)
Perhatikan bahwa -s pada kata kerja justru menandai tunggal, sedangkan -s pada nomina menandai jamak. Kebalikan ini yang membuat banyak orang ragu. Satu cara mengingatnya: dalam satu kalimat present simple, biasanya hanya satu di antara subjek dan kata kerja yang memakai -s. The dog barks punya -s di kata kerja; the dogs bark punya -s di subjek.
Jebakan berikutnya adalah kalimat negatif dan tanya. Karena does sudah membawa penanda orang ketiga, kata kerjanya kembali ke bentuk dasar: he doesn’t work here, bukan he doesn’t works here. Begitu juga does she send the report?, bukan does she sends.
Lubang ketiga: penanda jamak kita tidak wajib
“Saya punya dua buku” sudah menyebut “dua”, jadi mengulang penanda jamak terasa berlebihan bagi telinga Indonesia. Bahasa Inggris tetap menuntutnya: I have two books.
| Salah | Benar | Yang terjadi |
|---|---|---|
| I have two book. | I have two books. | angka tetap butuh bentuk jamak |
| Many student came. | Many students came. | many selalu dengan jamak |
| One of my friend works there. | One of my friends works there. | “salah satu dari” mengandaikan banyak |
| Three kilos of rices | Three kilos of rice | rice tak terhitung, yang dijamakkan kilos |
| A lot of informations | A lot of information | information tak terhitung |
Baris ketiga adalah kesalahan yang paling sering saya temui di surat lamaran. Frasa one of selalu diikuti nomina jamak, tetapi kata kerjanya tetap tunggal karena yang menjadi subjek adalah one. Jadi one of my friends works there benar dua-duanya sekaligus.
Lubang keempat: “dia” kita tidak bergender
Ini satu-satunya dari empat lubang yang lebih sering muncul di percakapan daripada di tulisan, dan yang paling sulit dihilangkan pada orang dewasa. Bahasa Indonesia memakai satu kata “dia” untuk laki-laki dan perempuan. Bahasa Inggris memaksa kita memilih di tengah kalimat, dalam waktu kurang dari sedetik.
- My sister called. She said she’d be late.Kakak saya menelepon. Dia bilang akan terlambat.
- My manager approved it. He signed it this morning.Manajer saya menyetujuinya. Dia menandatanganinya pagi ini.
- Ask Dita. She knows the password.Tanya Dita. Dia tahu kata sandinya.
- I met Andre and his wife.Saya bertemu Andre dan istrinya.
- Rina forgot her badge.Rina lupa membawa tanda pengenalnya.
Kalimat keempat dan kelima menunjukkan bahwa masalahnya meluas ke kata milik: his dan her mengikuti gender pemilik, bukan gender benda yang dimiliki. Andre and his wife memakai his karena Andre laki-laki, meski yang dibicarakan adalah istrinya.
Latihan yang berhasil untuk ini bukan latihan tulis, melainkan latihan lisan. Ambil tiga orang yang kamu kenal dengan gender berbeda, lalu ceritakan kegiatan mereka kemarin dengan suara keras selama dua menit tanpa berhenti. Kesalahan yang muncul saat kecepatan naik itulah yang perlu diperbaiki, bukan kesalahan saat menulis pelan-pelan.
Lubang kelima: satu “di” untuk tiga preposisi
Preposisi menempati 13 persen kesalahan dalam studi Mubarok dan Budiono, dan sebabnya struktural. Bahasa Indonesia memakai “di” untuk hampir semua lokasi dan “pada” untuk hampir semua waktu. Bahasa Inggris membelah keduanya menjadi in, on, dan at, dengan garis pemisah yang berbeda untuk tempat dan untuk waktu.
Untuk waktu, urutannya dari luas ke sempit:
| Cakupan | Preposisi | Contoh |
|---|---|---|
| tahun, bulan, musim, bagian hari | in | in 2026, in March, in the morning |
| hari dan tanggal | on | on Monday, on 17 August |
| jam dan titik waktu | at | at seven, at noon, at midnight |
Pengecualian yang paling sering menjebak adalah at night. Bagian hari yang lain memakai in (in the morning, in the afternoon, in the evening), tetapi malam memakai at.
Untuk tempat, yang menentukan bukan luas wilayahnya. Yang menentukan bentuk hubungannya:
| Hubungan | Preposisi | Contoh |
|---|---|---|
| berada di dalam ruang tertutup atau wilayah | in | in the office, in Jakarta, in the box |
| menempel pada permukaan atau garis | on | on the table, on the wall, on the second floor |
| titik atau alamat yang diperlakukan sebagai satu titik | at | at the bus stop, at home, at the airport |
Lima kalimat untuk dibandingkan:
- The meeting is on Monday at nine in the morning.Rapatnya hari Senin pukul sembilan pagi. (tiga preposisi, satu kalimat)
- She works at a bank in Bandung.Dia bekerja di sebuah bank di Bandung. (bank sebagai titik kerja, kota sebagai wilayah)
- I left the file on your desk.Saya meletakkan berkasnya di meja kamu. (menempel di permukaan)
- We usually eat at home in the evening.Kami biasanya makan di rumah pada malam hari.
- He waited at the gate for an hour.Dia menunggu di gerbang selama satu jam.
Kalimat kedua paling berguna untuk dihafal utuh, karena ia memuat dua “di” bahasa Indonesia yang jatuh pada dua preposisi Inggris berbeda dalam satu napas.
Satu surel dengan delapan kesalahan tertanam
Paragraf berikut saya susun dari lembar tugas sungguhan, dengan kesalahan aslinya dipertahankan dan dipadatkan jadi satu surel. Ada delapan kesalahan, dan kelima lubang di atas terwakili. Tandai dulu sebanyak yang kamu temukan sebelum melanjutkan.
Halo Pak Andi,
I need an information about the schedule for next week. One of my colleague from Medan will join the session. She work at a bank in Surabaya and she doesn’t drives to the office, so she will come by train. Rina called me this morning and she said his flight was delayed until Thursday. There are a lot of traffics in Jakarta on Friday, so I would like to move our meeting. The new time is in Monday at nine in the morning. Does your assistant works on Monday?
Surel yang sudah dibetulkan, dan lubang mana yang menganga di tiap kalimat
Halo Pak Andi,
I need information about the schedule for next week. One of my colleagues from Medan will join the session. She works at a bank in Surabaya and she doesn’t drive to the office, so she will come by train. Rina called me this morning and she said her flight was delayed until Thursday. There is a lot of traffic in Jakarta on Friday, so I would like to move our meeting. The new time is on Monday at nine in the morning. Does your assistant work on Monday?
| Yang tertulis | Yang benar | Lubang |
|---|---|---|
| an information | information, atau a piece of information | pertama |
| One of my colleague | One of my colleagues | ketiga |
| She work | She works | kedua |
| doesn’t drives | doesn’t drive | kedua |
| his flight | her flight | keempat |
| There are a lot of traffics | There is a lot of traffic | pertama |
| in Monday | on Monday | kelima |
| Does your assistant works | Does your assistant work | kedua |
Tiga dari delapan jatuh di lubang kedua, dan itu bukan kebetulan: penanda -s adalah hal yang paling cepat hilang begitu kalimat memanjang. Kesalahan there are a lot of traffics menarik karena ia satu kesalahan yang menular jadi dua, sebab kata kerja are ikut salah mengikuti nomina yang keliru dijamakkan.
Kalau kamu menemukan enam atau lebih, sisa pekerjaanmu tinggal kecepatan, bukan pemahaman. Kalau yang lolos justru kalimat her flight, latihannya lisan, bukan tulis, seperti yang saya sebut pada lubang keempat.
Untuk lubang kelima, satu kesalahan di surel itu belum cukup mewakili. Uji yang lebih jujur: tulis jadwal satu harimu dalam bahasa Inggris, dari bangun sampai tidur, lengkap dengan jam dan tempat. Satu paragraf saja akan memaksa keluar belasan preposisi sekaligus, dan pola kesalahanmu akan terlihat dalam satu kali baca.
Urutan memperbaiki kalau waktumu terbatas
Kalau harus memilih, dahulukan lubang pertama dan kedua. Alasannya bukan frekuensinya di percakapan; keduanya paling cepat menurunkan kesan “kalimat terjemahan” pada tulisan formal, dan itu yang dinilai penguji ujian bahasa maupun pembaca surat lamaran. Data Mubarok dan Budiono menempatkan artikel di posisi kedua terbanyak justru pada tulisan mahasiswa jurusan bahasa Inggris, yang berarti masalah ini bertahan lama setelah kosakata membaik.
Lubang ketiga dan keempat lebih ringan efeknya pada tulisan, tetapi lebih terasa saat berbicara. Karena itu latihannya berbeda: untuk yang pertama dan kedua, latihan menulis ulang paragraf pendek; untuk yang ketiga dan keempat, latihan bercerita lisan dengan pengatur waktu.
Satu catatan tambahan untuk lubang pertama. Nomina tak terhitung bukan satu-satunya tempat bahasa Indonesia menyembunyikan perbedaan yang dituntut bahasa Inggris; hal yang sama terjadi pada pasangan kata kerja yang arahnya berlawanan, dan contoh paling murninya adalah pasangan borrow dan lend, yang sama-sama diterjemahkan “pinjam” dalam bahasa Indonesia.
Kalau target kamu ujian terstandar, dua lubang pertama juga yang paling sering dijadikan soal, terutama pada bagian struktur. Dan kalau yang lebih sering mengganggumu justru pilihan kata, bukan struktur, mulailah dari pengelompokan kata Inggris yang gampang tertukar.